Diskusi MBT For Healthy – Day 1

Diskusi MBT For Healthy – Day 1

 

T :

“Kalau perut dalam keadaan kosong mungkin lebih leluasa ya Mbak?” – Novi Kuspriyandari

J : 

“Harus terlatih di dalam perut kosong ataupun isi”

 

T :

“Mbak Dian, maaf, ini saya barusan ngecek nafas lagi, kok sekarang malah berubah ya..yang kiri tidak sekuat yang kanan” – Nafakhatin Nur

J :

 

T : 

“Kl zikirnya hu allah gimana kak dian” – Aleeza

J : 

“Sebaik nya lailahaillah dulu baru setelah mahir gunakan hu Allah”

 

T :

“Praktek dengan dzikir dalam hati 11x barusan, nafas jauh lebih plong, saat menghembuskan ada seperti rongga kosong di perut, dari tenggorokan yg menuju arah lidah dan di lidah tengah sendiri seperti ada hembusan udara hangat” – Sumawiyah Mia

J :

 

T :

“Bunda orang tua saya keduanya sudah meninggal, meminta maaf nya bagaimana Bun, apa dengan shalat taubat atau bagaimana” – Sumawiyah Mia

J :

“Mendoakan kedua nya secara rutin dan meminta maaf secara bathin serta mengikhlaskan kedua nya”

 

T :

“Kak dian, di materi audio terakhir pagi tadi disebutkan kl hormon kbahagiaan ada di perut 50%, sisanya di mana ?” – Aleeza

J :

Di otak

 

“Kiri menyerap energy kanan menyalurkan energy”

 – Dian Sukma

 

T : 

“Berarti apa energi sakitnya malah akan bisa masuk ke tubuh kita? (Semisal menempelkan tapak kiri kita ke orang lain untuk mengobati)” – Nafakhatin Nur

J :

“Lebih cepat sembuh nya hanya di tangan kita lebih lama nempel nya jika tidak segera di ckearkan akan masuk ke dalam dan nanti terasa nya lima tahun kedepan”

 

T :

“Saya perempuan sekarang dominan kanan, udah beberapa hari ini asam lambung kumat gak enak bodi. Tubuh sebelah kiri mulai kepala sampai kaki sakit. tadi siang udah urut cuma reda sedikit. Mulai masuk kelas ini jam 8 latihan nafas terus punggung mulai ringan tapi kepala masih berat.” – Gusti Endah Wulandari

J : 

“Arahkan nafas nya ke kepala”

 

T :

“Mbak, saya masih belum paham tentang pmengarahkan nafas. Itu apa sama dengan menafasi? Trus praktiknya apa aat menghembuskan nafas kita niatkan untuk kepala, atau kita bayangkan nafas kita ke kepala atau bagaimana?” – Nafakhatin Nur

J : 

 

T :

“Kl chi yg diaktifkan melalui inisiasi ato kundalini ato attuntement itu gimana kak dian penjelasannya” – Aleeza

J :

“Di sini cukup lewat Jalur pusat maka semua akan aktif”

 

T : “Cek napas, dominan kanan.. yg kiri agak buntu. Dr kecil sering buntu hidungnya, bun..hampir tiap malam dibantu fix vaporub” – Andra

J : “Ada gangguan pernafasan kah ?”

– Waktu kecil riwayat bronkitis, asma sampai SD – Andra

– “Postur tubuh ikut ibu kah ?”

– “Biasa gangguan pernafasan pada anak anak di sebabkan penyempitan bidang energy di dada ibu karena energy kesedihan yg tidak terurai”

– “Iya bun.. nasib ibu agak malang dr kecil hingga kini” – Andra

– “Coba dibantu urai lewat nafas jadi nanti sama sama plong”

 

T :

“Kl sinus n polip apa tmasuk gangguan pnafasn kak dian dan penyebabnya krn kesedihan jg kah ? Bisa sembuh sendiri kah nanti kl nafas perutnya benar n tepat ??” – Aleeza

J :

“Tergantung usia berapa kena nya kalo sudah dewasa lebih ke gangguan financial”

 

“Nafas perut salah pun tidak akan salah karena menyelesaikan masalah tanpa masalah”

 – Dian Sukma

 

T :

“Alhamdulillah, saya masih ragu apa nafas perut saya sudah benar apa madih salah” – Arum

J : 

“Niat kembali ke atas perut pun akan menyetel mode nafas yg tepat sesuai rekaman Nafas kita waktu kecil dulu .

Lama pasti sesuai”

 

T : 

“Semisal yang perempuan salah praktik nafas perut untuk laki-laki? ” Nafakhatin Nur

J :

“Nanti juga akan di tarik ke posisi masing masing sesuai fitrah nya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *